Chelsea Meminjamkan Banyak Pemain Muda Untuk Akselerasi Perkembangan

Pembinaan pemain muda yang dilakukan klub – klub Eropa ternyata jauh berbeda dengan klub di Indonesia. Tata kelola klub dan bagaimana mereka membangun tim muda serta memperoleh keuntungan dari pembinaan pemain muda menjadi hal – hal yang sangat membedakan pembinaan pemain muda di Eropa dengan di tanah air. Membeli pemain muda berbakat kini menjadi hal yang lazim dilakukan oleh klub – klub besar di Eropa. Sebuah kebijakan yang bertujuan melahirkan pemain – pemain bagus dari akademi sepakbola yang dimiliki sebuah klub. Barcelona mendatangkan Lionel Messi dari Argentina saat masih sangat muda. Klub asal Spanyol tersebut kemudian membina Messi hingga berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Messi merupakan salah satu contoh pemain yang dibesarkan oleh klub di luar negaranya berkat kebijakan membeli pemain muda yang dilakukan. Chelsea menjadi salah satu klub elit Eropa yang menggunakan metode meminjamkan pemain guna mempercepat mereka berkembang

Meminjamkan Pemain Sebagai Bagian Dari Metode Pembinaan Pemain Muda Chelsea

Ada beberapa klub yang dikenal memiliki pembinaan bagus pada pemain muda dan mampu memperoleh banyak keuntungan dari penjualan pemain. Sebut saja West Ham United yang pernah membesarkan Joe Cole dan Frank Lampard yang akhirnya direkrut Chelsea. Cukup berbeda dengan di Indonesia; para pemain muda telah mendapat kontrak sebagai pemain yunior. Sebuah situasi yang membuat kebanyakan klub ingin memperoleh hasil maksimal dari pelatihan para pemain mereka. Salah satu cara memaksimalkan hasil pelatihan pemain yang dilakukan oleh klub – klub Eropa seperti Chelsea adalah memberi pengalaman bertanding pada pertandingan kompetitif sebanyak mungkin. Victor Moses menjadi salah satu pemain utama Chelsea musim ini yang merasakan banyak manfaat karena dipinjamkan ke klub lain.

Pada saat tim utama Chelsea telah diisi oleh pemain – pemain senior; sebuah klub biasanya akan memberi kesempatan bagi pemain muda menjalani pertandingan kompetitif yang sebenarnya dengan dipinjamkan ke klub lain. Memperoleh kesempatan bermain di tim utama meski terkadang di divisi atau liga yang lebih rendah; menjadi pilihan untuk menambah jam bermain seorang pemain muda di sebuah tim utama pada pertandingan kompetitif. Ada cukup banyak pemain muda berbakat yang saat ini tengah dipinjamkan oleh klub pemilik mereka agar memperoleh kesempatan berlatih dan bermain bersama tim utama. Pada awal musim ini; Chelsea telah meminjamkan 38 pemain ke klub lain untuk meningkatkan pengalaman bermain mereka.

Beberapa Pemain Muda Chelsea Dengan Penampilan Bagus Pada Masa Peminjaman

Beberapa Pemain Muda Chelsea Dengan Penampilan Bagus Pada Masa Peminjaman

Ada banyak pemain yang membangun reputasinya melalui masa peminjaman. Dipinjamkan ke klub lain dengan tujuan bermain di tim utama memang menjadi sebuah pilihan bijaksana untuk mematangkan seorang pemain muda. Berikut ini beberapa pemain pinjaman yang berpeluang menjadi pemain penting di tim utama klub mereka seusai menjalani masa peminjaman.

Lewis Baker ( Dipinjamkan ke Vitesse Arnhem )

Chelsea memang dikenal sering meminjamkan pemain ke klub asal Belanda. Permainan di Eredivisie yang banyak mengandalkan teknik daripada kekuatan fisik sepertinya cocok untuk mengembangkan mental dan kemampuan pemain muda tanpa terlalu memberi resiko pada fisik mereka. Lewis Baker merupakan salah satu pemain pinjaman dari Chelsea yang tampil mengesankan di musim ini. Pemain 21 tahun tersebut kini menjadi salah satu instrumen penting di lini tengah Vitesse Arnhem. Pada tahun 2014 saat Chelsea masih ditangani oleh Jose Mourinho; Baker bersama dengan Izzy Brown dan Dominic Solanke mulai dipinjamkan ke klub lain. Mourinho saat itu menjamin ketiganya akan menjadi pemain tim nasional dalam beberapa tahun ke depan dan jika hal tersebut tidak terjadi; maka ia siap menjadi pihak yang pantas disalahkan. Kini Baker di musim keduanya bersama Vitesse mulai memperlihatkan kemampuan hebatnya. Antonio Conte sepertinya siap membawa gelandang 21 tahun tersebut ke tim utama Chelsea untuk musim depan. Conte telah memberi cukup kepercayaan pada seorang Nathaniel Chalobah di musim ini; pemain muda lain milik Chelsea yang sempat merasakan masa peminjaman ke klub lain.

Andreas Christensen ( Dipinjamkan ke Borussia Monchengladbach )

Pemain belakang asal Denmark Andreas Christensen kini tengah menjalani tahun kedua dari 2 tahun masa peminjamannya ke klub Jerman Borussia Monchengladbach. Pemain internasional Denmark tersebut tampil mengesankan di Bundesliga dan menarik perhatian banyak klub besar Eropa hingga pertengahan musim ini. Pemain 20 tahun tersebut disebut – sebut menarik minat Bayern Munich dan juga Barcelona; namun pihak Chelsea sepertinya tidak akan melepas sang pemain mengingat kapten John Terry kemungkinan besar akan pensiun di akhir musim ini. Manajer Antonio Conte sepertinya juga akan butuh skuad yang besar mengingat Chelsea hampir pasti berlaga di Liga Champions Eropa musim depan.

Nathan Ake ( Dipinjamkan ke Bournemouth )

Pemain bertahan lain milik Chelsea yang kini tengah dipinjamkan ke klub lain adalah Nathan Ake. Pemain berusia 21 tahun tersebut sebenarnya belum juga mendapat tempat utama di skuad Bournemouth; namun penampilan bagusnya saat the Cherries mengalahkan Liverpool 4 – 3 membuat perhatian banyak terarah pada Ake. Format 3 pemain belakang yang diusung oleh Antonio Conte sepertinya memberi peluang bagi Nathan Ake dan Andreas Christensen untuk masuk ke tim utama Chelsea pada musim depan. Terlebih lagi saat Gary Cahill dan John Terry semakin kurang dapat diandalkan di lini belakang. Kompetisi yang padat musim depan dengan tambahan Liga Champions Eropa juga akan memaksa Chelsea memiliki skuad berkualitas dengan jumlah yang besar.

Tammy Abraham ( Dipinjamkan ke Bristol City )

Penyerang 19 tahun Tammy Abraham merupakan salah satu pemain muda Chelsea yang tampil mengesankan selama dipinjamkan. Penampilan Abraham di Bristol City membuat dirinya disebut – sebut akan menjadi Marcus Rashford di Chelsea. Bermain di Divisi Championship ternyata tidak terlalu membebani seorang Tammy Abraham; terbukti dengan 12 gol yang ia cetak setelah menjalani 22 pertandingan. Posisi Diego Costa di lini depan Chelsea sepertinya tidak akan tergantikan dalam beberapa musim mendatang; namun kompetisi Liga Champions Eropa musim depan sepertinya memungkinkan bagi seorang Antonio Conte untuk membawa kembali Abraham sebagai alternatif lini depan bersama Nathaniel Chalobah.

Baba Rahman ( Dipinjamkan ke Schalke 04 )

Baba Rahman merupakan salah satu pemain pinjaman dari Chelsea yang tidak begitu bersinar. Gaya bermain Schalke 04 sepertinya tidak begitu cocok dengan seorang Baba Rahman; namun pemain Chelsea lain seperti Victor Moses juga tidak tampil bagus semasa dipinjamkan ke Liverpool, Stoke City ataupun West Ham United. Rahman yang merupakan pemain internasional Ghana tersebut sepertinya akan lebih cocok jika dibawa kembali ke Chelsea yang memainkan wing back sebagai bagian dari lini tengah karena menggunakan sistem 3 bek tengah. Baba Rahman merupakan wing back dengan karakter menyerang; energi dan kecepatan seorang Rahman akan memberi alternatif bagi Conte untuk melapis seorang Marcos Alonso.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *